Malang adalah kota yang penuh dengan panorama serta keindahan alamnya serta sejuk hawa yang menyelimuti kota bunga itu. Disamping itu Kota Malang adalah kota yang mempunyai julukan kota wisata dan kota pelajar. Banyak hal yang bisa dilihat dari kota Malang salah satunya adalah klub bola yang terkenal di seluruh penjuru Nusantara yakni AREMA. Suporter yang kompak serta kebersamaan Arek-Arek malang yang begitu menggema di bumi Nusantara membuat tim dengan julukan SINGO EDAN selalu eksis dalam berbagai laga di liga indonesia saat ini. bahkan salah satu tim yang di segani dalam liga sepak bola di indonesia. Terlepas dari kesuksesan Arema saat ini, perjalanan sejarah Arema tak mudah begitu saja.
Dalam buku yang berjudul AREMA NEVER DIE, Abdul Muntholib mengulas asal-usul serta siapa saja yang berperan dalam pendirian Arema serta sejarah berdirinya Arema. Buku yang ditulis oleh Abdul Muntholib ini mengulas tuntas sejarah berdirinya Arema serta seluk-beluk perjalanan Arema mulai tahun 1987 hingga jatuh ke pengelola yang baru Agustus 2009. Abdul Muntholib adalah seorang wartawan Radar Malang (jawa pos) yang sampai sekarang meliput serta mengikuti berkembangan Arema sampai saat ini. Buku Arema Never Die bisa menjadi obat rasa ke ingin tahuan Arek-Arek Malang tentang sejarah berdirinya Arema dan menambah pengetahauan para suporter Aremania serta Aremanita tentang klub kebanggaan kota bunga ini.
Buku ini mengulas awal dari keingingan Mayjend TNI (purn) H. Acub Zainal yang membuat sebuah klub galatama di malang, dan diwujudkan oleh anaknya yakni Ir. Lucky Adrianda Zainal serta dibantu oleh teman-teman dekatnya, membentuk sebuah tim kebanggan masyarakat Malang Raya yang sampai sekarang berkembang dan di cintai oleh Masyarakat Malang Raya. Dari awal yang begitu sulit serta keinginan dalam membuat tim yang dikenal, sampai menjadikan Arema salah satu yang disegani oleh klub-klub besar di liga Indonesia. Menjadikan Arema sebagai kebanggan masyarakat Malang Raya. Para pendiri Arema berusaha mati-matian untuk memperkenalkan kepada masyarakat indonesia tentang tim kebanggaan Arek-Arek Malang pada kanca dunia persepak boalaan di nusantara ini.
Dalam pembukaan buku Arema Never Die ini, Arema berdiri dengan sebuah keinginan yang tak mau di no duakan setelah kota besar surabaya. Di buku karangan Abdul Muntholib ini Arema di bentuk pada tahun 1987 dengan sebutan Arema 86. Yang digawangi oleh pelatih sungkowo. Dan mulai merangkak ke medan pergulatan persepakboalaan nasional. Akan tetapi, tidak bertahan lama Arema 86 kisaran pertengahan juni 1987, resmi bubar karena ketiadaan dana. Buku ini bisa menjadi motivator khususnya bagi darah muda Malang umumnya bagi masyarkat Indonesia untuk senatiasa meningkatkan kreatifitas dalam segala bidang, terutama dalam dunia olah raga. Disisi lain buku ini memberikan pelajaran bahwa dari kesederhanaan bisa menjadi sebuah kesuksesan. Asal setiap individu mau berusaha dan senatiasa pantang menyerah dalam melakukan suatu hal yang positif.
Semangat dari satu sosok putra Malang yang begitu menggebu-gebu bisa melahirkan sebuah Tim besar yang sampai sekarang menjadi Ikon dan kebanggan masyarakat kota Malang, terutama bagi Arek-Arek Malang. Banyak contoh serta hikmah yang bisa di ambil dari buku ini, khususnya bagi masyarakat Malang raya umumnya bagi Masyarakat Indonesia. Arema Never Die memberi wawasan serta memberi pengalaman bagi Masyarakat Malang terutama bagi kaum muda yang ada di Malang. Terlepas oleh itu dukungan serta loyalitas para pendiri dan pemain, serta dukungan dari Masyarakat Malang Raya mengiringi Arema berjaya sampai saat ini. SALAM SATU JIWA AREMA INDONESIA.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar